Arsip Tag: NBA 2019/2020

NBA Jadi Gelaran Kampanye Keadilan Sosial serta Melawan Rasisme

NBA Jadi Gelaran Kampanye Keadilan Sosial serta Melawan Rasisme

NBA Jadi Gelaran Kampanye Keadilan Sosial serta Melawan Rasisme, NBA 2019-2020 akan diteruskan kembali ke 30 Juli 2020. Semua laga akan dilaksanakan di Walt Disney World Resor di Florida, Amerika Serikat. Hanya 22 team yang akan turut bertanding.

Bersama-sama National Basketball Players Association (NBPA), NBA memberitahukan di Jumat (26/6/2020) waktu ditempat, jika kedua-duanya sudah menyelesaikan gagasan untuk meneruskan musim 2019-20 di 30 Juli. Gagasan itu meliputi prosedur kesehatan serta keselamatan yang ketat, dengan Walt Disney World Resor di Florida untuk tempat tunggal untuk laga, training, serta rumah pemain sejauh tersisa musim.

NBA 2019-2020 bisa menjadi gelaran pergerakan bersama-sama untuk melawan rasisme skemaik serta memprioritaskan keadilan sosial.

Disamping itu, NBA serta Disney sudah capai persetujuan untuk jadikan Ajang, Field House serta Visa Athletic Center di ESPN Wide World of Sports Complex untuk tempat untuk semuanya laga sepanjang tersisa musim ini, yang akan diteruskan dengan 22 team tiada pemirsa.

Di saat yang sama, NBA serta NBPA kukuhkan persetujuan mengenai prosedur kesehatan serta keselamatan, yang akan mengendalikan diawalinya kembali lagi musim ini. Program ketat yang mengulas efek berkaitan virus corona COVID-19 serta berpusat di kesejahteraan pemain, pelatih, wasit, serta staf sudah dibuat lewat proses diskusi dengan ahli kesehatan warga, ahli penyakit menyebar, serta petinggi pemerintahan.

NBA serta NBPA memberitahukan waktu ditempat jika pada prinsipnya mereka setuju untuk meneruskan musim laga dengan arah mendapati langkah riil serta berkepanjangan untuk menangani ketidaksetaraan ras di Amerika Serikat.

Perwakilan Kulit Hitam

Beberapa pimpinan NBA serta NBPA sudah mengulas taktik untuk tingkatkan perwakilan kulit hitam dalam NBA dan seluruhnya teamnya, pastikan kesertaan semakin besar untuk usaha yang dipunyai serta digerakkan masyarakat kulit hitam di semua aktivitas usaha NBA, dan membuat yayasan NBA untuk memperlebar kesempatan peningkatan pengajaran serta ekonomi di beberapa komune kulit hitam.

Dengan mengaku jika perombakan periode panjang cuman dapat tiba dari loyalitas yang didasarkan info tepat, perbincangan tentang usaha itu akan bersambung serta perincian tambahan akan dipublikasikan di masa datang.

“Kami kerja bersama-sama Federasi Pemain untuk membuat gagasan buat meneruskan musim laga dengan memprioritaskan kesehatan serta keselamatan, melestarikan pertandingan yang sehat serta sediakan tempat untuk menangani permasalahan keadilan sosial,” kata Komisioner NBA, Adam Silver.

“Kami mengucapkan terima kasih ke partner lama kami, Disney, sebagai tuan-rumah serta sangat mungkin laga diawali kembali lagi. Kami mengucapkan terima kasih ke petinggi kesehatan warga serta ahli penyakit menyebar, yang menolong membantu pengerjaan prosedur serta perlindungan kesehatan lengkap.”

“Benar-benar suka untuk dengan sah memberitahukan jika musim 2019-2020 akan diteruskan,” kata NBPA Executive Director, Michele Roberts.

8 Laga

Dengan pola pertandingan baru, ke-22 team yang berlaga terbagi dalam 8 team di tiap daerah dengan prosentase kemenangan paling tinggi sekarang ini serta 6 team yang ketinggalan 6 laga dari favorit ke-8 di tiap daerah.

Waktu dilanjukan kembali lagi, semasing team peserta mainkan 8 laga seeding untuk tentukan posisi mereka, sesuai seleksi tersisa laga reguler.

Di akhir laga seeding, 7 team di tiap daerah dengan prosentase catatan kombinasi paling tinggi di laga reguler serta laga seeding bisa menjadi favorit pertama kali sampai ke-7 yang maju ke set NBA Playoff untuk semasing daerah. Bila team dengan prosentase catatan kombinasi terhebat ke-8 (permainan musim reguler serta seeding) pada suatu daerah unggul 4 laga lebih dari team dengan prosentase catatan kombinasi terhebat ke-9 dalam daerah sama, karena itu team dengan prosentase kemenangan terhebat ke-8 langsung akan maju ke set playoff (tempati posisi ke-8) di daerah itu.

Bila team dengan prosentase catatan kombinasi terhebat ke-8 dalam sebentuk daerah (Team 8) unggul 4 laga atau kurang dari team dengan prosentase catatan kombinasi terhebat ke-9 dalam daerah sama (Team 9), karena itu ke-2 team akan bermain dalam mini kompetisi buat tentukan team yang tempati status ke-8 serta maju ke playoff. Untuk memperoleh tempat ke-8 serta maju ke playoff, Team 8 perlu menaklukkan Team 9 1x. Sesaat, Team 9 harus menaklukkan Team 8 sekitar 2 laga beruntun.

Mekanisme standard NBA untuk laga playoff untuk team yang seri akan dipakai untuk tentukan juaranya berdasar prosentase kemenangan. Sesudah 16 team playoff diputuskan, laga playoff NBA akan diteruskan sesuai dengan pola umumnya yang dilandaskan di pembagian daerah dengan 4 perputaran serta seri best-of-seven di tiap ronde. NBA Jadi Gelaran Kampanye  Final NBA 2020 akan usai.

Cari Formasi Pemain Paling baik Lakers Menantang Nuggets

Cari Formasi Pemain Paling baik Lakers Menantang Nuggets

Cari Formasi Pemain Paling baik Lakers Menantang Nuggets, Los Angeles Lakers istirahat hampir satu minggu lamanya sesudah memulangkan Houston Rockets di semi-final Wilayah Barat. Lakers dapat duduk enjoy menunggu kejelasan jika Denver Nuggets ialah musuh mereka di final Daerah Barat selesai Nuggets bangun dari tertinggal (3-1) dari Los Angeles Clippers. Lakers Menantang Nuggets Besok, game pertama Lakers musuh Nuggets yang disebut ulangan dari final Wilayah Barat 2008 akan diadakan.

Nuggets sama seperti yang telah kita ulas seringkali adalah team yang cukup kuat. 2x ketinggalan (3-1), 2x juga mereka membalik situasi serta menang. Kembalinya Gary Harris ke tim penting membuat Nikola Jokic serta Jamal Murray makin terbantu di dua bagian permainan. Lakers Menantang Nuggets

Kebalikannya dengan Lakers, waktu bertemu dengan Rockets, mereka nampak lakukan pertaruhan perkembangan formasi tim. JaVale McGee yang selalu isi barisan penting Lakers untuk senter, digeser ke kursi cadangan di dua game paling akhir menantang Rockets. Serta, di game 4, McGee benar-benar tidak bermain. Menit bermain McGee juga turun dari 13,4 menit per game menantang Portland Trail Blazers jadi cuman 7,5 menit per game menantang Rockets.

Perkembangan ini dilandasi untuk menyeimbangi daftar pemain Rockets yang turun dengan jejeran penembak tepat mereka. McGee yang disebut senter konservatif nampaknya dipandang tidak dapat menolong banyak bertemu dengan tim dengan spacing di tempat tripoin yang mengagumkan luas seperti Rockets. Waktu menggempur juga, kedatangan McGee malah memudahkan pertahanan Rockets yang dapat bergabung di tempat kunci.

Pertanyaannya saat ini ialah, bagaimana Lakers cari formasi tim hadapi Nuggets? Masalahnya walau Nuggets memiliki tim yang hampir sama juga dengan Rockets, tetapi dengan bentuk yang makin mengerikan. Enam pemain inti Nuggets yang memperoleh perputaran menit tinggi, Murray, Jokic, Jerami Grant, Harris, Michael Porter Jr., serta Paul Millsap mempunyai ketepatan tripoin semasa playoff kurang dari 33 %. Grant ialah pemain dengan ketepatan paling rendah itu.

Memakai catatan statistik lineup yang disiapkan oleh NBA dengan minimum turun 10 menit, formasi LeBron James, Danny Green, Kentavious Caldwell-Pope, Markieff Morris, serta Anthony Davis yang turun semenjak tolak mula di dua game pertama adalah salah satunya formasi paling baik. Mereka sukses meredam efeisiensi shooting musuh cuman di angka 39,4 % serta membuat prosentase turnover musuh lumayan tinggi di angka 15,8 %. Formasi ini menggempur secara baik dapat dibuktikan lewat efisiensi shooting mereka yang capai 61,5 %.

Tetapi, harus diingat, di dua seri yang telah mereka lewati, team bimbingan Frank Vogel tidak sempat temu senter dengan paket ketangkasan sebagus Jokic. Jusuf Nurkic serta Hassan Whiteside yang mereka temui diperputaran pertama ialah senter konservatif. Nurkic jelas mempunyai kekuatan umpan yang lumayan baik, tetapi dia tidak dapat tembak jauh dari ring.

Menantang Rockets yang ada tanpa ada senter dengan cara harfiah, pertahanan Lakers cuman dituntut untuk berotasi di dekat garis tripoin dengan disipilin saja. Pasti, kata “saja” di sini tidak segampang yang dipikirkan. Namun, satu kali lagi, pertahanan Lakers belum dites hadapi senter yang kuat, mahir, serta tepat seperti Jokic.

Bila turun dengan Morris, karena itu Jokic akan dijaga oleh Davis. Bila Davis harus jaga Jokic, karena itu tenaganya waktu bertahan pasti keluar semakin banyak. Tenaga yang keluar semakin banyak, membuat ketepatan serta fokus riskan turun. Kebalikannya, bila Lakers pilih turun dengan McGee atau serta Dwight Howard, spacing mereka bisa menjadi benar-benar terbatas serta Jokic tidak perlu banyak keluar tenaga untuk bertahan (menanti di tempat kunci).

Satu perihal lagi yang perlu diperhitungkan Lakers ialah peluang berlangsungnya perkembangan tim penting dai Nuggets . Walau formasi penting mereka (Murray, Harris, Grant, Millsap, serta Jokic) mempunyai efektivitas shooting yang lumayan bagus (56,4 persen), Nuggets mungkin mengganti salah satunya pemain itu dengan MPJ (akronim Michael Porter Jr.).

Nyaris di beberapa gabungan daftar pemain dimana MPJ masuk didalamnya, efisiensi shooting Nuggets tetap naik di atas 60 %. Bila ingin gempuran serta pertahanan mereka setimbang, peluang formasi paling baik Nuggets ialah Murray, Harris, Grant, MPJ, serta Jokic.

Semasa playoff, formasi ini turun di enam game dengan keseluruhan 26 menit. Semasa itu, eFG% Nuggets di angka 63,4 % sedang eFG% musuh cuman 48,6 %. Nuggets semakin banyak memperoleh shooting gratis dengan formasi ini serta membuat turnover semakin sedikit. Kebalikannya, musuh malah membuat semakin banyak turnover waktu tim ini di atas lapangan.

Kedatangan MPJ serta Jokic di saat yang juga sama automatis membuat Lakers hadapi keadaan mismatch. Waktu Morris yang ada di atas lapangan, karena itu Nuggets turun dengan dua pemain yang tingginya minmal 6’10”, dapat tripoin, serta membuat peluangnya sendiri. Morris yang mempunyai tinggi cuman 6’8″ dengan kekuatan bertahan yang tidak spesial-spesial sekali jelas bisa menjadi target empuk. Kita tidak buka perbincangan tentang Kyle Kuzma untuk bertahan sebab dia satu diantara yang terjelek di tim Lakers.

Hasil NBA: Heat Comeback Lagi, Kalahkan Celtics 106-101

Hasil NBA: Heat Comeback Lagi, Kalahkan Celtics 106-101

Hasil NBA: Heat Comeback Lagi, Kalahkan Celtics 106-101, Miami Heat kembali lagi menaklukkan Boston Celtics dalam kelanjutan Final NBA Daerah Timur. Di pertandingan ke-2 dalam pola best of seven, Goran Dragic dkk menang 106-101. Di AdventHealth Ajang, Florida, Jumat (18/9/2020) pagi WIB, duel sengit berlangsung di kuarter pertama. Celtics cuma menang tipis 31-28 atas Heat. Di kuarter ke-2, Celtics menggila. Digerakkan oleh Kemba Walker, mereka sukses unggul jauh 60-47.

Tetapi di kuarter ke-3, Heat sukses lakukan comeback cemerlang. Mereka sukses mengepak 37 point, sedang Celtics cuma masukkan 17 point. Heat kembali unggul 84-77. Di kuarter paling akhir, Celtics tidak dapat memburu pencapaian angka Heat. Team bimbingan Brad Stevens dapat meningkatkan 24 angka, tetapi Heat dapat juga amankan 22 point lagi. Sampai buzzer mengeluarkan bunyi, score masih jadi punya Heat, 106-101.

Dragic jadi bintang kemenangan Heat dengan 25 point, diikuti oleh Bam Adebayo yang membuat 21 point serta Duncan Robinson dengan koleksi 18 point. Sedang di tim Celtics, Walker pimpin dengan pencapaian 23 point, diiringi oleh Jayson Tatum serta Jaylen Brown yang saling mengepak 21 point.

Dengan Hasil NBA: Heat Comeback meningkatkan keunggulan jadi 2-0. Pertandingan ke-3 akan dimainkan pada Minggu (20/9) pagi WIB. Disamping itu, pertandingan pertama Final NBA Daerah Barat di antara LA Lakers versus Denver Nuggets akan dimainkan esok

Selesai pertandingan, Jimmy Butler sedikit bercanda masalah kemenangan teamnya. Small forward 31 tahun itu menyebutkan teamnya senang dengan situasi ketinggalan terlebih dulu, baru selanjutnya lakukan comeback. Diketahui hal itu berlangsung di game pertama pada Rabu (16/9) lantas, yang dimenangkan Heat 117-114 melalui over time (OT).

“Kami senang merepotkan diri kami. Kami senang ketinggalan dua digit point lantas menang dengan lakukan comeback,” tutur Butler, diambil oleh ESPN.